Sabtu, 07 Agustus 2010

Jangan Sedih

Wah, udah aguztuz aja nie.. Ne tulizan pertamaku dibulan ini. . .

Sudah mulai pelan2 aku melupakan kezedihan & raza kecewa yg membelengguku beberapa waktu yg lalu. Aku ingin ceria kembali, menapaki langkah kedepan tanpa perlu mengingat kembali raza sakit itu. . .

Jangan sedih sisca

ku tlah beruzaha sadarkanmu, bahwa hanyalah diriku yg mencintaimu sampai nanti..
Tapi tak pernah kamu mengerti,, tetap kamu ingin putuz, untuk memilihnya, dari pada kamu memilihku selama hidupmu..
Jangan sedih bila aku nanti dapatkan kekasih yg lain, yg lebih sempurna, dibanding kamu yg pazti aku lupa..
Sungguh kamu pazti menyezali keputuzanmu saat ini 'tuk meninggalkanku, melepazkanku, yg tak mungkin lagi kembali.

Aku udah menutup cerita sedih itu. Aku juga berhak bahagia. Yg menyakiti, nantinya juga akan tersakiti. Dan yg menghianati nantinya juga akan terhianati. Aku jalani saja smua apa adanya, aku sudah iklaz, aku bersyukur ataz apapun yg terjadi pada hidupku tanpa perlu bertanya "kenapa haruz aku?".